Sejarah Desa Sukacari

Asal mula desa sukacari berawal dari banyaknya penduduk di Pulau Jawa yang bermigrasi ke daerah lampung khususnya lampung timur. Desa sukacari merupakan desa pemberian dari salah satu desa di Lampung Timur yaitu desa Gunung Tiga yang mayoritas penduduknya pribumi atau masyarakat lampung asli pada tahun 1942. Nama sukacari diambil dari perjalanan penduduk sukacari yang “SUKA MENCARI”. Pada awalnya, banyak sekali ketegangan-ketegangan yang terjadi antara masyarakat pribumi dan pendatang, namun berkat adanya kerja sama yang baik antar warga akhirnya penduduk mulai berdamai dan berbaur menjadi masyarakat yang multikultural. saat ini desa sukacari memiliki 6 dusun, dusun 1 terdiri dari masyarakat yang mayoritas bersuku lampung, dusun 2 terdiri dari masyarakat yang bersuku jawa, dusun 3 terdiri dari masyarakat yang bersuku Banten, Dusun 4,5,6 terdiri dari masyarakat yang bersuku Lampung, Jawa, dan Banten. Dari beberapa desa yang ada di kecamatan Batang Hari Nuban Lampung Timur, Sukacari masih termasuk dalam kategori desa tertinggal, dimana memiliki luas wilayah 1.443 Ha. Dari awal terbentuknya desa, Sukacari telah mengalami beberapa kali pergantian kepala desa atau lurah, diantaranya yaitu sebagai berikut :

  • Bp. M. Ilyas 1942-1965
  • Bp. Ujam 1965-1978
  • Bp. M. Nawawi 1978-1984
  • Bp. Wagino 1984-1985
  • Bp. M.Sobli 1985-1990
  • Bp. Muhyin 1990-1993
  • Bp. M.Sobli 1993-2002
  • Bp. Rukbi, MS 2002-2017
  • Bp. Ujang Sopyan YS 2017-2023

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai